Bombana, wahdahbombana.or.id – Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah (WI) Bombana menyelenggarakan Salat Iduladha, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Pelaksanaan kedua ibadah tersebut berada di satu tempat yang sama, yaitu: kompleks Pondok Pesantren Al-Wahdah Bombana Putra di Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah, dekat dengan perumahan Baruga Moico.

Salat Iduladha digelar di lapangan sepakbola yang biasa dijadikan tempat latihan futsal bagi para santri. Acara pembukaan dilakukan oleh MC, salah satu santri Ponpes Al-Wahdah Bombana Putra.

Sebagaimana pelaksanaan salat Iduladha di tempat lainnya, di tempat ini juga dilakukan panduan salat oleh Ustaz Amiruddin, S.Pd. Beliau adalah salah satu guru di sekolah Al-Wahdah Bombana.


Imam salat kali ini adalah seorang santri dari Ponpes Al-Wahdah Bombana Putra, Abdurrahman Al-Fattah. Sedangkan yang menjadi khotib adalah Ketua DPD WI Bombana sendiri, Ustaz Akbar Jabba, S.Pd.I.
Singgung Keadaan Umat Islam Sekarang

Iduladha adalah ibadah yang termasuk amal jariyah dari keluarga Nabi Ibrahim alaihissalam. Tatkala beliau diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menyembelih putranya tercinta, Ismail alaihissalam.
Namun, anak tersebut diganti dengan seekor hewan kurban dan itu menjadi ibadah yang dilakukan umat Islam secara turun-temurun.
Ustaz Akbar mengungkapkan keadaan umat Islam di masa sekarang, terutama pada generasi muda. Banyak yang terpapar pornografi dan tindakan negatif lainnya.
Hal itu menjadi perhatian khusus bagi para orang tua untuk lebih memerhatikan anak-anaknya dan mengarahkan ke jalan yang benar, yaitu: jalan yang diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban
Hewan kurban mulai disembelih setelah salat Iduladha. Para panitia dipersilakan untuk pulang sarapan terlebih dahulu. Malam sebelum salat Iduladha, panitia terbagi ke dalam dua shift penjagaan hewan kurban.

Pada Iduladha 1447 Hijriyah ini, total ada 14 ekor sapi dan 14 ekor kambing di tingkat ibukota Kabupaten Bombana. Sedangkan untuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) Poleang menyembelih 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Pada DPC selanjutnya, Poleang Timur 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing. DPC Kabaena Barat yang paling banyak berjumlah 29 ekor sapi. Dan, DPC Kabaena Utara 4 ekor sapi.
Penyembelihan juga dilakukan di Masjid Al-Ikhlas, PT.Jhonlin Batu Mandiri sejumlah 6 ekor sapi, oleh Ustaz Aidil Musakar, SH, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Wahdah Bombana. Jadi, total hewan kurban yang disembelih berjumlah 61 ekor sapi dan 19 ekor kambing.
Dalam proses berikutnya setelah disembelih, panitia kurban DPD WI Bombana berusaha untuk menerapkan standar kesehatan dan ramah lingkungan.

Daging kurban dipotong di atas meja dan alas yang bersih. Panitia pun memakai sarung tangan dan pelapis agar kaos baru panitia yang dikenakan tidak kotor terkena darah.


Mekanisme kerja pelayanan kepada para shohibul kurban adalah dengan membentuk suatu grup Whatsapp. Tiap saat selalu diupdate jumlah shohibul kurban hingga mencapai 14 ekor sapi dan 14 ekor kambing di wilayah ibukota Bombana, oleh DPD WI Bombana.

Ketika hari H penyembelihan, tiap kurban sapi yang telah dipotong, disampaikan melalui grup Whatsapp juga kepada para shohibul kurban. Tujuannya agar bisa langsung memotong rambut maupun kuku jika diinginkan.

Grup tersebut juga berguna untuk menginformasikan pengambilan hewan kurban, yaitu: menjelang waktu salat Ashar dan setelahnya. Tiap shohibul kurban mendapatkan 3 kilogram daging dan 1 kilogram tulang.

Panitia membagikan pula daging kurban ke fakir miskin dengan kupon dan hadiah kepada orang-orang yang dirasa perlu untuk diberikan. Dan, akhir kata, panitia mengucapkan syukron wa jazakumullah khairan katsira kepada para shohibul kurban yang telah mempercayakan kurbannya kepada DPD WI Bombana.
Semoga bisa dijalin kerjasama yang lebih erat lagi di tahun-tahun mendatang dan semakin menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat terhadap Wahdah Islamiyah.
