Tiga Kegiatan Sekaligus Dalam Satu Rangkaian Oleh DPD Wahdah Islamiyah Bombana

0
160

Ibarat peribahasa, sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Kalau mau digabungkan, mengapa harus dipisah? Itulah yang menjadi dasar pemikiran bagi DPD Wahdah Islamiyah Bombana, Sulawesi Tenggara, untuk menyelenggarakan tiga kegiatan penting, yaitu: Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) VII, Tabligh Akbar, sekaligus peletakan batu pertama Pondok Pesantren Al-Wahdah Bombana putra.

Kegiatan Mukerda VII dimulai pada hari Sabtu (16/02) pukul 09.00 WITA dan ditutup pada pukul 18.30 WITA. Mukerda VII merupakan program rutin tahunan dari DPD Wahdah Islamiyah Bombana untuk mengevaluasi program semua departemen periode tahun 2018-2019 dan menjadi dasar untuk melaksanakan rencana di periode selanjutnya, yaitu: tahun 2019-2020. Kegiatan ini diikuti pula DPC WI Kabaena Barat, DPC WI Kabaena Timur, DPC WI Poleang dan DPC WI Poleang Timur.
Mukerda VII dibuka dan dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara, Ir. H. Muhammad Ikhwan Kapai. Tempat pelaksanaan adalah di pondok pesantren Al-Wahdah di Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah.

Bentuk Kepedulian Pemda Bombana
Kegiatan peletakan batu pertama Pondok Pesantren Al-Wahdah Bombana putra tidak akan bisa terselenggara tanpa bantuan dari pemerintah daerah, dalam hal ini adalah Bupati Bombana. Pemda telah menghibahkan tanah seluas satu hektar untuk pembangunan pesantren tersebut. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, kegiatan peletakan batu pertama telah berjalan dengan sukses. Kegiatan Tabligh Akbar, Ahad (17/02) dimulai pada pukul 09.00 WITA, berakhir pada pukul 11.00 WITA.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Bombana, H. Tafdil, SE, MM, Kapolres Bombana yang diwakili oleh Kapolsek Rumbia, Danramil 06 Bombana dan pejabat lainnya.
Ketika memberikan sambutannya, Bupati Bombana mengatakan bahwa sejak dulu sudah punya kepedulian dengan Al-Qur’an. Oleh karena itu, didorong oleh informasi yang mengalir dari jajarannya bahwa pesantren Al-Wahdah Bombana yang lama sudah kurang representatif karena mulai sempit tempat, maka diberikan lokasi baru di Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah.

Hadir sebagai pembicara dalam Tabligh Akbar yang mengambil tema “Optimalisasi Peran Lembaga Islam dan Sinergitas dengan Pemerintah Daerah Menuju Bombana Religius” adalah Ustadz Saifullah Anshar, Lc, M.H.I, anggota Dewan Syariah dan pengurus DPP Wahdah Islamiyah. Ustadz yang mengambil kuliah S2 di Madinah tersebut menyampaikan pesan untuk terus mencintai Al-Qur’an. Bila kita mencintai Al-Qur-an, maka akan mendapatkan pahala yang amat besar. Apalagi jika berwujud dalam sedekah jariyah atau amal jariyah yang terus mengalir sampai hari kiamat. Termasuk dalam hal ini adalah Bupati Bombana yang telah memberikan tanah hibah untuk pembangunan pesantren. Maka, setiap huruf, ayat dan surah yang dibaca oleh santri pesantren nantinya, Insya Allah pahala akan mengalir juga kepada Bupati Bombana. Demikian pula diharapkan agar dari pesantren Al-Wahdah Bombana putra yang akan dibangun nantinya bisa menjadi cahaya bagi Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara lebih umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here