Menyantuni 6 Yatim Piatu Bersaudara Karena Sejatinya Kita Memang Bersaudara

1
149

Bagaimana rasanya jika ada anak kecil yang tanpa didampingi orang tua, mesti menjalani kehidupannya sendirian? Mungkin kita akan merasa miris. Namun, bagaimana seandainya ada 6 anak sekaligus?

Itulah yang terjadi dan memang betul-betul terjadi di Pulau Sagori, Kecamatan Kabaena Barat. Ada 6 anak yatim piatu bersaudara yang betul-betul kini menjadi perhatian.

Mereka adalah anak yang tinggal di sebuah gubuk kecil dengan kondisi tidak layak pakai. Bandingkan dengan rumah kita yang mungkin panas, tidak ada AC, tetapi terbuat dari batu dan permanen. Tetaplah kita mesti bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan kondisi seperti itu, apalagi kalau ternyata lebih baik.

Coba bagaimana batin dan perasaan kita menyaksikan salah satu dokumentasi di bawah ini?

Kira-kira apa pendapat Anda? Boleh tulis di kolom komentar di bawah ya!

Memancing Ikan

Anak yang sulung, Arjun, masih berusia 16 tahun. Jika remaja pada umumnya, banyak juga yang larut dalam hura-hura, kehidupan bebas, pergaulan tanpa batas, sering pulang malam, bahkan pagi, dan melupakan orang tua atau keluarga sendiri.

Namun, sosok Arjun ini sangat peduli dengan adik-adiknya. Terbukti, dia mencari uang atau penghasilan dari memancing ikan di laut.

Mau tahu penghasilan Arjun berapa? Subhanallah, kurang lebih hanya Rp20.000,00 saja perhari. Uang sebesar atau sekecil itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, yang secara normal memang tidak akan cukup.

Uang Rp20.000,00 bagi kita mudah saja mendapatkannya mungkin, atau menghabiskannya juga mudah. Akan tetapi, bagi banyak orang di luar sana, termasuk Arjun, uang tersebut sangatlah berharga. Tidak akan disia-siakan begitu saja.

Kondisi keluarga Arjun dan adik-adiknya ternyata mendapatkan perhatian berharga dan tidak sia-sia pula dari LAZNAS WIZ Gerai Bombana. Kali ini, lembaga sosial yang eksis di jagat kemasyarakatan tersebut menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga lain.

Apa saja lembaga yang dimaksud? LAZNAS WIZ Gerai Bombana menggalang kolaborasi apik dengan DPC Wahdah Islamiyah Kabaena Barat dan MWC Wahdah Islamiyah Kabaena Barat. Tidak terluput adalah dengan Muslimah Wahdah Daerah Bombana dan Ponpes Al-Wahdah Bombana.

Hasil pengumpulan bantuan terwujud berupa: sembako, baju, selimut, dan uang tunai. Semoga memang bisa sedikit membantu Arjun dan saudara-saudaranya.

Didampingi Pemerintah

Relawan yang menyalurkan bantuan mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Dalam hal ini, lebih khusus adalah Camat Kabaena Barat, H. Musmuliadi, S.H. Pemberian santunan dilakukan pada hari Ahad (10/10/2021).

Musmuliadi mengatakan, “Saat ini mereka mendapatkan bantuan dari beberapa pihak, dan sekarang kami masih menjalani proses pengadaan rumah dan juga perahu untuk dia gunakan mencari nafkah.”

Ada perkataan dari pemerintah daerah, ada pula penjelasan dari WIZ Bombana sendiri. Riski Rizal sebagai ketua menuturkan, “Sebelum ayah mereka meninggal dunia, beliau masih mempunyai utang kurang lebih 8 juta, sehingga kami dan juga pemerintah kecamatan Kabaena Barat mengaturkan pelunasan hutangnya.”

Agar lebih tepat sasaran, wujud bantuan dijelaskan lebih lanjut oleh Riski Rizal, “Arjun hanya bisa melakukan pekerjaan memancing dan menyulu ikan, sehingga kami berinisiatif untuk memberikan peralatan yang dapat dia gunakan.”

Tidak Hanya Arjun

Momen yang indah akan semakin indah jika dilakukan dalam skala lebih luas. WIZ Bombana dan relawan yang disebutkan di atas tadi, serta pihak Kecamatan Kabaena Barat mendistribusikan paket sembako untuk 20 warga setempat yang sudah didata sebelumnya. Jadi, berbagi kebahagiaan memang harus dibagi-bagi kepada yang perlu untuk dibagi.

Agar melengkapi berita ini, silakan Anda melihat dokumentasi foto berikutnya. Mudah-mudahan Anda yang membaca bisa ikut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan WIZ Bombana selanjutnya. Atau, boleh juga bila Anda menitipkan doa-doa terbaik, agar WIZ Bombana makin eksis dan terus berlayar membawa bantuan sosial yang terus tersebar.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here